DASAR SISTEM TUBUH MANUSIA (bagian 3)
Energi dari ATP
Manusia dapat bertahan hidup dan tumbuh karena memperoleh energi. Energi ini memungkinkan tubuh manusia di tingkat sel dapat menjalankan fungsinya seperti pertumbuhan, kontraksi otot, penggantian sel yang rusak, pengeluaran zat atau senyawa tertentu, absorbsi atau penyerapan makanan dan sebagainya.
Dalam artikel sebelumnya sudah dibicarakan bahwa makanan sangat penting untuk manusia. Disamping itu manusia juga membutuhkan oksigen dari udara. Zat makanan penghasil energi utama adalah karbohidrat, lemak dan protein. Zat makanan tersebut beserta oksigen diedarkan ke semua sel tubuh manusia. Melalui serangkaian proses tertentu, zat-zat tersebut dimetabolisme untuk menghasilkan energi. Energi yang dihasilkan digunakan untuk membentuk senyawa berenergi tinggi yaitu ATP (Adenosine Triphosphate).

ATP atau adenosin trifosfat adalah suatu nukleotida yang terdiri atas basa nitrogen adenin, gula pentosa ribosa dan tiga fosfat radikal. Kedua fosfat radikal terakhir dihubungkan dengan sisa molekul oleh apa yang disebut sebagai ikatan fosfat berenergi tinggi (simbol ~).
| Energi yang dihasilkan digunakan untuk membentuk senyawa berenergi tinggi yaitu ATP (Adenosine Triphosphate). |
Bila ATP melepaskan energinya sebuah ikatan fosfat radikal akan dilepaskan dan terbentuk ADP (Adenisine Diphosphate). Energi yang akan dihasilkan dari zat makanan akan menyebabkan terbentuknya kembali ATP dari ADP dengan bergabungnya sebuah ikatan fosfat. Proses diatas terjadi secara berulang-ulang yaitu ATP digunakan energinya menjai ADP dan terbentuk kembali ATP dari zat makanan yang dimetabolisme.
ATP terdapat dimana-mana di semua sel. pada dasarnya semua mekanisme fisiologis yang membutuhkan energi untuk bekerja memperoleh energinya langsung dari ATP. Ada 3 (tiga) ketegori utama fungsional sel yaitu 1) transpor membran, 2) sintesis atau pembentukan zat atau senyawa kimia dan 3) kerja mekanis. Semuanya memerlukan ATP.
Yang dimaksud dengan transpor membran adalah lalu lintas antara membran sel, dimana disini terjadi keluar masuknya berbagai zat, senyawa, ion, elektrolit misalnya masuknya glukosa ke dalam sel, keluarnya natrium dari sel atau dikeluarkannya zat tertentu dari kelenjar seperti hormon. Proses ini penting untuk proses hantaran sinyal saraf.
Energi dibutuhkan untuk sintesis atau pembentukan senyawa tertentu misalnya pembentukan protein asam amino untuk pembentukan sel baru. Proses ini penting untuk pertumbuhan manusia. Selain itu diperlukan juga zat seperti kolesterol, asam lemak, hormon-hormon untuk fungsional tubuh. semua pembentukan senyawa membutuhkan energi dari ATP.
Kerja mekanis yang sangat penting yaitu kontraksi otot. Kontraksi otot lurik diperlukan untuk pergerakan tubuh dan juga untuk proses bernafas. Kontraksi otot jantung penting untuk fungsi sirkulasi darah yang membawa oksigen dan berbagai zat makanan. kontraksi otot polos penting untuk pergerakan saluran pencernaan, kontraksi saluran kencing maupun otot rahim pada proses persalinan. (hw)
Sumber :
Guyton & Hall, Textbook of Medical Physiology.
Despopoulos & Agamemnon, Color Atlas of Physiology.
kembali ke atas..
Artikel lainnya :
|